Mengenal Nama-nama dan Sifat-sifat Al-Quran

Dalam al-Quran dan as-Sunnah, terdapat banyak sekali nama dan sifat al-Quran. Bahkan, banyak kitab yang ditulis oleh para ulama khusus membahas tentang nama-nama tersebut, seperti Syarh Asmaa-il Kitaabil 'Aziiz, karya Ibnul Qayyim rahimahullah dan  Asmaa-ul Quran fil Quran, karya Muhammad Jamil.

Perkara Tauqifiy

Sebelum kita masuk rincian sebagian nama-nama dan sifat-sifat al-Quran, perlu diketahui bahwa dasar penentuan nama dan sifat al-Quran merupakan perkara tauqifi (harus berdasarkan dalil, bukan dengan akal semata). Oleh karena itu, seseorang tidak boleh memberikan nama kepada al-Quran, atau mensifatinya dengan selain dari apa-apa yang terdapat dalam al-Quran itu sendiri atau dalam as-Sunnah.

Nama-nama Al-Quran

Diantara nama-nama al-Quran tersebut ialah:

  • al-Quran

Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,” (QS. Al-Waqi'ah: 77)

  • al-Kitab

Allah berfirman yang artinya, “Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya;” (QS. Al-Baqarah: 2)

  • adz-Dzikr

Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan adz-Dzikr (Al Quran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr: 9)

  • al-Furqan (pembeda)

Allah berfirman yang artinya, “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,” (QS. Al-Furqan: 1)

  • an-Nur (cahaya)

Allah berfirman yang artinya, “Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. At-Taghabun: 8)
Dan masih banyak nama-nama yang lainnya.

Sifat-sifat Al-Quran

Diantara sifat-sifat al-Quran ialah:

  • Mubarak (diberkahi)

Allah berfirman yang artinya, “Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi;” (QS. Al-An'am: 92)

  • Petunjuk dan Rahmat

Allah berfirman yang artinya, “Menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan,” (QS. Luqman: 3)

  • Karim (mulia)

Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,” (QS. Al-Waaqi'ah: 77)

  • Hakiim (mengandung hikmah)

Allah berfirman yang artinya, “Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmah.” (QS. Yasin: 2)

  • Ucapan terbaik

Allah berfirman yang artinya, “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS. Yasin: 2)
Dan masih banyak sifat-sifat yang lainnya.

Faedah dari Banyaknya Nama

Banyaknya nama, menunjukkan kepada agungnya sesuatu yang mempunyai nama tersebut. Hari kiamat – misalkan – mempunyai banyak nama (hari pembalasan, hari pembangkitan, dan lain-lain) yang menunjukkan kepada kedahsyatan hari tersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga mempunyai banyak nama (Ahmad, Muhammad, Hasyir, dan lain-lain) yang menunjukkan kepada kemuliaan dan ketinggian derajat beliau. Demikian juga al-Quran mempunyai banyak nama yang menunjukkan kemuliaan dan keistimewaannya.
Segala puji bagi Allah yang telah mengaruniakan kepada kaum muslimin al-Quran yang mulia.
Wallahu ta'ala a'lam.

Marji': Dirasat fi 'Ulumil Quran, karya Syaikh Fahd bin 'Abdirrahman ar-Rumiy

Posting Komentar